Mahar Pernikahan: Arti, Hukum, dan Contoh Mahar Simple yang Elegan
Oleh Tim Redaksi WithYou · Diperbarui · 4 menit baca
Ringkasan
Mahar pernikahan adalah pemberian wajib dari mempelai pria kepada mempelai perempuan dalam akad nikah Islam, dan menjadi hak penuh istri. Bentuknya bebas selama bernilai dan disepakati, misalnya uang, emas, seperangkat alat salat, atau hafalan Al-Qur'an. Islam menganjurkan mahar yang tidak memberatkan.
Mahar pernikahan sering jadi bahan diskusi panjang calon pengantin dan keluarga: berapa nilainya, apa bentuknya, dan bagaimana menyebutnya saat akad. Artikel ini merangkum arti dan hukum mahar, bedanya dengan seserahan, lalu memberi contoh mahar simple yang tetap elegan.
Apa itu mahar pernikahan?
Mahar atau mas kawin adalah pemberian wajib dari mempelai pria kepada mempelai perempuan dalam akad nikah. Mahar disebut dalam lafal ijab kabul dan sejak akad selesai menjadi milik penuh istri. Suami maupun keluarga tidak berhak memakainya tanpa izin istri.
Kewajiban mahar disebut dalam Al-Qur'an, antara lain QS An-Nisa ayat 4 yang memerintahkan agar mahar diberikan kepada perempuan yang dinikahi sebagai pemberian dengan penuh kerelaan.
Bagaimana hukum mahar dalam Islam?
- Wajib diberikan oleh suami.
- Tidak ada batas minimal yang baku. Yang penting bernilai dan disepakati kedua pihak.
- Dianjurkan tidak memberatkan. Banyak ulama mengingatkan bahwa pernikahan yang berkah adalah yang mudah urusannya, termasuk maharnya.
- Boleh tunai atau ditangguhkan sesuai kesepakatan, dan hal ini disebut saat akad.
Dalam hadits riwayat Bukhari, Nabi pernah menikahkan seorang sahabat yang tidak memiliki harta dengan mahar berupa surah Al-Qur'an yang ia hafal. Kisah ini sering dijadikan dasar bahwa mahar tidak harus berupa barang mahal.
Mahar vs seserahan
| Aspek | Mahar | Seserahan |
|---|---|---|
| Status | Wajib dalam akad | Tradisi |
| Disebut saat ijab kabul | Ya | Tidak |
| Pemilik | Istri sepenuhnya | Mempelai perempuan dan keluarganya |
Penjelasan lengkap soal hantaran ada di panduan seserahan pernikahan.
Contoh mahar pernikahan simple yang elegan
Mahar berupa uang
- Uang tunai dengan nominal tanggal pernikahan, misalnya Rp201.226 untuk 20 Desember 2026.
- Uang tunai yang dibingkai bersama foto atau kaligrafi.
- Transfer ke rekening istri, lalu bukti transfer ditunjukkan saat akad.
Mahar berupa emas dan perhiasan
- Logam mulia dengan berat simbolis, misalnya 5 atau 10 gram.
- Cincin, kalung, atau gelang yang bisa dipakai sehari-hari.
- Koin emas dalam kotak kayu berukir nama pasangan.
Mahar berupa perlengkapan ibadah
- Seperangkat alat salat: mukena, sajadah, dan Al-Qur'an.
- Al-Qur'an dengan terjemahan dan tafsir per kata.
- Tasbih dan buku doa harian.
Mahar yang bermakna personal
- Hafalan surah tertentu, misalnya Ar-Rahman, yang dibacakan saat akad.
- Buku favorit istri atau karya tulis suami sendiri.
- Kombinasi kecil: alat salat ditambah emas atau uang simbolis.
Cara menyebut mahar saat akad
Mahar disebut jelas dalam ijab kabul, lengkap dengan jumlah dan status pembayarannya, misalnya "dengan mas kawin seperangkat alat salat dan logam mulia 10 gram dibayar tunai". Pastikan penghulu, wali, dan mempelai pria memakai kalimat yang sama. Contoh lafal lengkapnya ada di bacaan ijab kabul.
Tips memilih mahar pernikahan
- Diskusikan dengan calon istri, karena mahar adalah haknya.
- Sesuaikan dengan kemampuan, bukan dengan unggahan orang lain.
- Pilih yang bermanfaat jangka panjang, seperti emas atau perlengkapan ibadah.
- Siapkan wadah yang rapi agar mudah ditunjukkan dan difoto saat akad.
- Catat dengan benar di berkas KUA, karena mahar tercantum di buku nikah.
Kesalahan yang sering terjadi
- Nominal mahar yang disebut saat akad berbeda dengan yang tercatat di berkas KUA.
- Mahar dipinjam keluarga tanpa izin istri setelah akad.
- Memaksakan mahar mahal sampai berutang.
- Lupa menyiapkan wadah, sehingga mahar diserahkan dalam kantong belanja.
Mahar ditangguhkan, bolehkah?
Mahar boleh dibayar sebagian atau seluruhnya di kemudian hari bila disepakati, dan hal ini disebut saat akad, misalnya "dibayar hutang". Meski boleh, banyak keluarga memilih tunai agar tidak ada beban setelah menikah. Bila memilih ditangguhkan, tuliskan kesepakatannya dengan jelas dan tepati.
Berapa nilai mahar pernikahan yang wajar?
Tidak ada angka yang benar untuk semua orang. Nilai mahar pernikahan sebaiknya ditentukan dari tiga hal: kemampuan calon suami, keinginan calon istri, dan kebiasaan keluarga. Cara yang sering dipakai pasangan adalah menetapkan dulu total anggaran pernikahan, lalu menyisihkan porsi untuk mahar yang tidak mengganggu kebutuhan setelah menikah, seperti tempat tinggal dan dana darurat.
Beberapa pertanyaan yang bisa membantu:
- Apakah mahar ini bisa dibayar tunai tanpa berutang?
- Apakah bentuknya akan dipakai atau disimpan istri dalam jangka panjang?
- Apakah kedua keluarga sudah tahu dan setuju?
- Apakah ada makna khusus yang ingin disampaikan lewat mahar?
Menyajikan mahar dengan rapi
Penyajian membuat mahar sederhana terasa istimewa. Uang tunai bisa disusun dalam bingkai kaca dengan pola nama atau tanggal. Emas cukup diletakkan di kotak beludru kecil. Seperangkat alat salat bisa dilipat rapi dalam kotak mika dengan pita satu warna. Hindari hiasan berlebihan yang membuat isi mahar sulit dilihat saat ditunjukkan kepada saksi.
Jangan lupa memotret mahar sebelum akad. Foto ini berguna sebagai dokumentasi dan untuk memastikan yang disebut saat akad sama dengan yang diserahkan.
Mahar dalam adat dan hukum negara
Di beberapa daerah, mahar dalam pengertian agama berjalan beriringan dengan pemberian adat, misalnya uang panai dalam adat Bugis-Makassar atau jujuran di Kalimantan Selatan. Keduanya berbeda: mahar adalah kewajiban agama yang disebut saat akad, sedangkan pemberian adat mengikuti kesepakatan keluarga. Dalam pencatatan negara, yang dicatat di buku nikah adalah mahar yang disebut dalam akad, sehingga pastikan nilainya sama dengan yang tertulis di berkas pendaftaran.
Langkah berikutnya
Setelah mahar disepakati, biasanya keluarga mulai menyiapkan berkas KUA dan undangan. Baca biaya nikah di KUA untuk urusan administrasi, lalu siapkan undangan nikah digital agar kabar bahagia sampai ke tamu tepat waktu. Mahar pernikahan yang dipilih dengan sadar dan disepakati bersama akan terasa jauh lebih berharga daripada nilainya.
Pertanyaan yang sering diajukan
Referensi
- Al-Qur'an dan Terjemahannya · Kementerian Agama RI
- Sahih al-Bukhari 5135, Kitab Nikah · Sunnah.com
Baca juga
Persiapan & Biaya
Biaya Lamaran Sederhana: Rincian Pos, Siapa yang Menanggung, dan Tips Hemat
Pos-pos biaya lamaran, siapa yang biasanya menanggung, cara menyusun anggaran, dan tips agar tetap hemat.
—
Persiapan & Biaya
Tujuan Pernikahan dalam Islam: Makna Sakinah, Mawaddah, dan Rahmah
Tujuan pernikahan dalam Islam berdasarkan Al-Qur'an dan hadits, makna sakinah, mawaddah, wa rahmah, dan cara mewujudkannya sehari-hari.
—